Posts

Are You Really Who You Want To Be?

Baru saja aku membaca kalimat itu disalah satu platform sosial media. Sedikit tertegun membacanya. Apa aku yang sekarang ini benar-benar "aku" yang aku inginkan? Tidak hehe berkali-kali aku merasa kurang, aku tidak puas dengan diriku sendiri. Kenapa aku seperti "ini" kenapa tidak bisa seperti "dia" "dia" dan banyak dia-dia yang lain. Bukan hanya iri pada "dia-dia", aku juga iri dengan lingkungan pergaulan mereka. Aku tidak bermaksud menyebut lingkungan pergaulanku buruk, lingkungan pergaulanku baik. Aku dikelilingi teman-teman yang baik, selalu membantu dan memberi dukungan di saat aku butuh. Ini hanya tentang aku dan ketidak-puasanku. Aku dan keegoisanku. Apapun yang aku pikirkan sekarang, aku mencoba untuk jadi lebih baik. Tidak masalah aku tidak bisa menjadi "mereka" sekarang. Paling tidak aku akan berusaha agar nanti anakku bisa mempunyai kesempatan yang sama dan menjadi salah satu dari "mereka" atau bahkan lebih...

Kebahagiaan Kecil

Mematikan lampu lalu bersiap tidur. Memejamkan mata sembari mengingat hal-hal yang menyenangkan sebagai penghantar tidur ❤️ Hari ini aku mengingat saat-saat tidur bersama dua adikku. Perempuan 16 tahun tidur dengan tenang di sebelahku dan balita yang tidak bisa diam di sisi yang lain. Mereka membuatku bangun beberapa jam sekali untuk melihat apa selimut mereka masih ada ditempatnya. Lelah tapi menyenangkan. Aku rindu hehe

Little Sunshine 🌅

And I still cry a river when I remember what we're going through...  Let's be happy, Riris&Arshad

?

Gimana caranya menjadi anak yang bisa dibanggakan?  Apa definisi "membanggakan"?  Bagaimana cara menjadi anak yang baik?  Anak yang baik itu yang seperti apa?  Apa ekspektasiku pada diriku? 

Sawasdee Thailand 29 AIESEC Thammasat University

Image
Guruku pernah berkata 'Ikatlah ilmu dengan menulis' ku rasa hal itu juga berlaku pada ingatan. Catatlah, tulislah agar ingatan itu tetap ada.. #Throwback 12 Juni 2018 - 26 Agustus 2018 Warning!! ini bakal jadi cerita panjang. Aku tidak akan lupa hari itu. Hari dimana pertama kalinya aku pergi jauh seorang diri. Naik pesawat untuk pertama kali. Keluar negeri pertama kali. Aku tidak pernah berpikir bahwa aku bisa pergi keluar negeri. Allah selalu baik dan rencana-Nya selalu tidak terduga. Kalian tau apa yang ku rasakan? takut? khawatir? tidak sama sekali, aku bahagia. Bapakku memberiku kesempatan untuk mengikuti Global Volunteer AIESEC. Oke akan aku ceritakan dari awal... Pada bulan Maret 2018, ketika akan mendaftar KKN aku iseng mengirimi bapak ku poster tentang Global Volunteer AIESEC dan bapak langsung memperbolehkanku untuk mengikutinya asal berhasil lolos tahap interview . 29 Maret 2018, aku mendapat email pemberitahuan bahwa aku LOLOS tahap interview  Projec...